pendekatan mengajar

pendekatan mengajar yang dilakukan oleh guru akan sangat mempengaruhi tinggi rendahnya kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa.
ada beberapa pendapat mengenai pendekatan mengajar.
1). Richard anderson mengajukan dua pendekatan, yakni pendekatan yang berorientasi kepada guru atau disebut teacher centered, dan pendekatan yang berorientasi kepada siswa atau yang disebut student centered
2). Massialas mengajukan dua pendekatan mengajar, yakni pendekatan ekspositeri dan pendekatan inquiri.
pada hakekatnya, pendekatan ekspositeri adalah kegiatan penyampaian ilmu pengetahuan kepada siswa. dimana siswa dipandang sebagai objek pembelajar.
pendekatan inquiri bertolak dari pandangan siswa sebagai subjek dan objel dalam belajar, mempunyai kemampuan dasar untuk berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. peranan guru sangat banyak menempatkan diri sebagai pembimbing atau pemimpin belajar dan fasilitator belajar. pendekatan inquiri berusaha melatakkan dasar dan mengembangkan cara berfikir ilmiah.
3). Bruce joyce mengemukakan empat kategori, yakni model informasi, model personal, model interaksi sosial dan model tingkah laku.
pendekatan informasi disebut juga pendekatan ekspositeri
pendekatan model personal mirip dengan inquiri
pendekatan model interaksi sosial hampir memiliki kesamaan dengan inquiri terutama social inquiri. yang menekankan terbentuknya hubungan antara indiviu/siswa yang satu dengan siswa yang lainnya sehingga dalam konteks yang lebih luas terjadi hubungan sosial individu dengan masyarakat
pendekatan tingkah laku (behavioral model) menekankan pada teori tingkah laku, sebagai aplikasi dari teori belajar behavioristik. dalam pendekatan ini langkah guru mengajar adalah: memberikan stimulus, menanggapi stimulus dari respon siswa, memberikan latihan kepada siswa dalam memberikan respon terhadap stimulus, dan memperkuat respon yang dipandang paling tepat sebagai jawaban terhadap stimulus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

jenis manusia dimata filsuf

pada suatu ketika bertanyalah seseorang kepada ahli filsafat yang arif dan bijaksana. coba sebutkan kepada saya berapa jenis manusia yang terdapat dalam kehidupan ini.
filsuf itu menarik nafas panjang dan berpantun:

ada orang yang tahu ditahunya
ada orang yang tahu ditidaktahunya
ada orang yang tidak tahu ditahunya
ada orang yang tidak tahu ditidaktahunya

bagaimanakah agar saya mendapatkan pengetahuan yang benar? sambung orang itu penuh hasrat ketidaktahuannya. mudah saja jawab filsuf itu, ketahuilah apa yang kamu tahu dan ketahuilah apa yang kamu tidak tahu.

pengetahuan dimulai dengan rasa ingin tahu dan kepastian dimulai dengan rasa ragu-ragu.
karenanya jangan pernah malu untuk mencari tahu akan segala sesuatu yang tidak kita ketahui. dan jangan pernah ragu untuk mencoba segala sesuatunya, karena kita memang tidak tahu apakah sesuatu itu akan berhasil atau tidak. tapi kita tidak akan penah tahu hasil sebenarnya jika kita tidak mau untuk mencobanya. tapi ingat jangan pernah mencoba melakukan hal yang dilarang oleh agama.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

satuan ukur di indonesia

Dalam pengukuran sehari-hari kita sudah mengenal satuan ons, berapakah nilai satuan ons tersebut jika dikonversikan ke gram?
sesuai dengan pelajaran disekolah yang telah lama kita diperoleh kita akan mengatakan 1 ons = 100 gram. tapi kita harus hati-hati karena 1 ons juga sama dengan 28, 35 gram. Hal ini disebabkan karena terdapat kesepakatan yang berbeda dalam menentukan konversi nilai 1 ons ke gram. Perlu di ketahui bahwa satuan ukuran di dunia ini bermacam-macam, ada sistem Amerika, sistem Inggris, Sistem Metrik, dan sebagainya. Dan adakalanya sebuah satuan memiliki nilai yang berbeda, misalnya ons, jika kita anggap bahwa nama ons itu berasal dari kata ounce (amerika), onza (spanyol), once (prancis), maka masing-masing juga memiliki ukuran yang berbeda (1 ounce = 28.35 g ; 1 onza = 27.3 g ; 1 once = 30.5 g), dan ukuran 1 ons = 100 gram itu berasal dari belanda. jadi sebenarnya yang manakah yang harus kita gunakan dalam pengukuran?
Menyikapi hal tersebut, maka pemerintah pada tahun 1981 mengelurkan Uu tentang pengukuran yakni UU no 2 tahun 1981, yang menyebutkan ukuran-ukuran apa yang barlaku di Indonesia, yaitu mengacu kepada Standard Internasional (SI)

ternyata,,,, kita emang harus belajar lebih banyak,,
dan untuk mengkonversi satuan ukur tertentu ke dalam satuan ukur yang lainnya kita juga dapat menggunakan google, caranya buka google, kemudian masukan
12000 feet in meter atau 20 pound in kilo di search bar situs Google tersebut lalu tekan enter atau klik tombol "Search", nanti jawaban yang kita mau pun akan muncul, wah.. Google pintar ya... (bisa juga untuk konversi satuan ukur yang lainnya)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

macam-macam metode pembelajaran

Metode adalah cara guru menjelaskan suatu pokok bahasan sebagai bagian kurikulum dalam rangka mencapai sasaran dan tujuan pembelajaran.
Macam-macam metode pembelajaran adalah :
a) Metode ceramah
b) Metode demonstrasi
c) Metode simulasi
d) Metode diskusi
e) Metode studi mandiri
f) Metode studi kasus
g) Metode pembelajaran terprogram
h) Metode discovery
i) Metode do-look-learn
j) Metode praktikum
k) Metode bermain peran (role playing)
l)metode tanya jawab
m) metode problem solving
n) metode karya wisata
o) metode inkuiri
p) metode mengarang(ekspresi)
q) metode pemberian tugas
r) metode permainan
s) metode partisipatorik
t) metode teknik pembinaan nilai(value clarification technique (VCT)), dll.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

animasi

jangka sorong

pemuaian


perambatan kalor


radiasi benda hitam

gerak lurus berubah beraturan

energi mekanik

teropong


ekipartisi gas

efek dopler

listrik statis

momentum linear

tentang fisika

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

usaha

di fisika kita juga mengenal adanya usaha.
usaha disimbolkan dengan (W).
kapan suatu benda dikatakan melakukan usaha?
usaha akan terjadi apabila gaya yang diberikan pada sebuah benda mengakibatkan benda itu mengalami peubahan posisi.
W= F.S
dimana W = usaha(Joule)
F = gaya (N)
s = perpindahan (m)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Asam, basa dan garam

asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), atau dapat menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa.

Secara umum, asam memiliki sifat sebagai berikut:

  • Rasa: masam ketika dilarutkan dalam air.
  • Sentuhan: asam terasa menyengat bila disentuh, terutama bila asamnya asam kuat.
  • Kereaktifan: asam bereaksi hebat dengan kebanyakan logam, yaitu korosif terhadap logam.
  • Hantaran listrik: asam, walaupun tidak selalu ionik, merupakan elektrolit.

Asam memiliki berbagai kegunaan. Asam sering digunakan untuk menghilangkan karat dari logam dalam proses yang disebut "pengawetasaman" (pickling). Asam dapat digunakan sebagai elektrolit di dalam baterai sel basah, seperti asam sulfat yang digunakan di dalam baterai mobil. Pada tubuh manusia dan berbagai hewan, asam klorida merupakan bagian dari asam lambung yang disekresikan di dalam lambung untuk membantu memecah protein dan polisakarida maupun mengubah proenzim pepsinogen yang inaktif menjadi enzim pepsin. Asam juga digunakan sebagai katalis; misalnya, asam sulfat sangat banyak digunakan dalam proses alkilasi pada pembuatan bensin.



Basa adalah senyawa kimia yang menyerap ion hydronium (OH-)ketika dilarutkan dalam air.

Jenis-jenis basa

  • Amonia
  • Kalsium hidroksida
  • Kalsium oksida
  • Magnesium hidroksida
  • Natrium hidroksida

Sifat-sifat basa

  • Mempunyai rasa pahit dan merusak kulit. Terasa licin seperti sabun bila terkena kulit.
  • Dapat mengubah kertas lakmus merah menjadi kertas lakmus biru.

Garam dalam pelajaran kimia adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

perubahan wujud zat


Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa.
Zat berdasarkan wujudnya dapat dibedakan menjadi zat padat, zat cair dan zat gas. sedangkan berdasarkan kemurniannya zat dibedakan atas unsur, senyawa dan campuran

Zat dapat mengalami perubahan, mulai dari perubahan wujud yang bersifat sementara sampai perubahan membentuk zat lain yang bersifat tetap. Perubahan wujud dibagi menjadi dua, yaitu:

A. Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah suatu perubahan yang tidak mengasilkan zat baru dan bersifat timbal-balik, artinya dapat kembali ke keadaan semula. Contoh perubahan fisika, adalah :
1. Perubahan dari wujud padat menjadi wujud zat cair disebut melebur atau meleleh. Misalnya, mentega berbuah menjadi minyak ketika dimasukkan ke dalam penggorengan. pada perubahan wujud dari padat ke cair membutuhkan kalor (energi),

2. Perubahan dari wujud cair menjadi wujud padat disebut membeku. Misalnya, air menjadi es dalam lemari es. Pada perubahan ini terjadi pelepasan kalor (energi)

3. Perubahan dari wujud cair menjadi wujud gas disebut menguap. Contohnya, air menjadi uap air ketika dipanaskan. perubahan ini akan membutuhkan kalor (energi).

4. Perubahan dari wujud gas menjadi cair disebut mengembun. Contohnya, embun di pagi hari terbentuk karena perubahan uap air di udara menjadi air. Perubahan ini tidak memerlukan kalor (melepas) kalor.

5. Perubahan dari wujud padat menjadi wujud gas disebut menyublim. Contohnya, penguapan kapur barus. perubahan ini membutuhkan kalor.

6. Perubahan dari wujud gas menjadi wujud padat disebut mengkristal (menyumblim). Contohnya, perubahan uap air menjadi salju. Perubahan ini tidak memerlukan energi atau melepas kalor.

Perubahan fisika dapat disebabkan oleh:

· Penerimaan panas oleh zat
Contoh : pada saat terjadinya peristiwa penguapan, pencairan dan penyubliman.

· Pelepasan panas oleh zat
Contoh : pada saat terjadinya peristiwa pembekuan dan pengembunan.

B. Perubahan Kimia

Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan suatu zat baru. Contoh dari perubahan kimia antara lain :

Contoh dari perubahan kimia antara lain :
a. bensin biodiesel sebagai bahan bakar berubah dari cair menjadi asap knalpotb. proses fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan yang merubah air, sinar matahari, dan sebagainya menjadi makanan.c. membuat masakan yang mencampurkan bahan-bahan masakan sesuai resep menjadi masakan yang dapat dimakan.d. bom meledak yang merubah benda padat menjadi pecahan dan ledakan.
Tambahan :Pada perubahan fisika dapat dikembalikan dari bentuk hasil output menjadi imput, namun pada perubahan kimia tidak dapat dikembalikan menjadi bentuk semula secara sempurna.

Sebab-Sebab Terjadinya Perubahan Kimia

Perubahan kimia dapat diakibatkan oleh beberapa hal, antara lain :

· Pembakaran
Contoh : pada saat pembkaran kayu atau kertas.
Pada perubahan kimia ini, energi panas diberikan pada zat sehingga terbentuk zat baru yaitu arang (mengandung karbon) dan gas yang lepas sebagai asap.

· Pencampuran
Pencampuran dua zat atau lebih yang menghasilkan zat baru.
Contoh : natrium hidroksida dicampur dengan asam klorida membentuk natrium dan air.

· Aliran Listrik
Contoh : ketika mengisi ulang aki kendaraan. Aliran listrik mengakibatkan terjadinya perubahan kimia dalam aki sehingga aki dapat digunakan kembali.

Ciri-Ciri Perubahan Kimia

Perubahan kimia dapat ditandai dengan :

· Pembentukan Gas
Ketika reaksi kimia sedang berlangsung maka kita dapat melihat terbentuknya gelembung-gelembung gas di dalam dalam larutan.
Contoh : Saat stronium atau berium dimasukkan ke dalam air.
Kemungkinan gas yang dihasilkan adalah gas hidrogen, tidak mungkin oksigen karena memiliki sifat membantu kebakaran, tidak mungkin juga karbon dioksida karena memiliki sifat menghambat pembakaran.

· Pembentukan Endapan
Contoh : reaksi antara perak nitrat dengan natrium klorida yang membentuk endapan perak klorida yang berwarna putih.

· Perubahan Warna
Contoh : tembaga karbonat yang berwarna hijau akan berubah menjadi tembaga oksida yang berwarna kehitaman dan karbon dioksida akibat pembakaran.

· Perubahan Suhu
Perubahan suhu yang terjadi bisa naik atau turun.
Perubahan kimia yang disertai dengan kenaikan suhu disebut eksotermis, contoh : proses pernapasan dalam tubuh kita dan pembakaran.
Perubahan kimia yang disertai dengan penurunan suhu disebut endotermis, contohnya : proses fotosintesis pada tumbuhan dan memasak makanan

· Kecepatan Reaksi (Perubahan)
Reaksi kimia ada yang berlangsung cepat, contohnya ketika membakar korek api, reaksi kimia juga ada yang berlangsung lambat, contohnya : pengeringan atau pengerasan semen dengan sempurna yang digunakan untuk membangun rumah atau bangunan lainnya.
Kecepatan reaksi dapat diketahui dengan mengukur sesuatu yang berubah terhadap waktu, misalnya mengukurpengurangan massa zat dalam erlenmeyer selama selng waktu tertentu atau dengan mengukurjumlah gas karbon dioksida yang dihasilkan dalam selang waktu tertentu (pertambahan volume gas).

· Pengendalian Reaksi
- Suhu Reaksi = makin tinggi suhu, makin cepat pula partikel pereaksi bergerak, akibatnya tumbukan antar partikel semakin sering sehingga mempercepat perubahn atau reaksi kimia.
- Konsentrasi Pereaksi = secara umum, makin konsentrasi pereaksi, makin cepat suatu reaksi berlangsung. Hal ini berkaitan dengan jarak antar partikelpada pereaksi. Makin besar konsentrasi pereakse, maka jarak antar partikel pereaksi makin dekat.
- Luas Permukaan Sentuh = semakin kecil luas permukaan sentuh, semakin cepat kecepatan reaksi. Contoh : kayu yang sudah terpotong akan lebih cepat terbakar daripada kayu yang masih berbentuk kayu gelondongan, karena luas permukaan kayu yang kontak dengan api lebih kecil sehingga api sulit membakar kayu.
- Katalis = Katalis adalah senyawa yang dapat mempercepat kecepatan reaksi. Meskipun katalis berperan dalam mempengaruhi kecepatan reaksi, tetapi katalis tidak ikut bereaksi.
Contoh katalis kimia : Besi yang digunakan dalam pembuatan amonia dari gas nitrogen dan hidrogen. Amonia digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk dan asam nitrat.
Contoh katalis biologis : enzim amilase yang terdapat dalam air ludah.


Reaksi Kimia di Sekitar Kita

· Korosi (karat)

Korosi dapat terjadi akibat reaksi kimia antara logam dengan oksigen dan uap air di udara. Korosi yang terjadi pada logam besi dan baja dinamakan karat. Korosi yang terjadi pada logam sangat berbahaya.
Contohnya : jika sepeda yang kita naiki berkarat hingga keropos, sepeda itu bisa patah. Contoh lainnya : korosi pada peralatan makan atau dapur dapat membahayakan kesehatan, maka sekarang peralatan makan dan dapu dibuat dari stainless steel yaitu paduan besi, nikel dan krom. Logam paduan ini tidak mengalami korosi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

jenis-jenis awan

pesona keindahan alam selalu memberikan keteduhan hati, menimbulkan inspirasi. seperti disore hari yang begitu cerah, langit berwarna biru yang cerah dihiasi oleh segerombolan awan-awan yang berjalan beriringan, gerombolan burung2 terbang memamerkan keindahan sayapnya begitu indah alam ciptaan Allah ini. Awan yang terlihat bermacam-macam bentuknya,,dan ini selalu menjadi pedomankondisi cuaca di suatu daerah. tahuah kamu sebenarnya apakah awan itu? ??
Awan ialah gumpalan uap air yang terapung di atmosfer. Ia kelihatan seperti asap berwarna putih atau kelabu di langit.

Tahukah kamu bagaimana proses terbentuknya awan??
Udara selalu mengandung uap air. Apabila uap air ini meluap menjadi titik-titik air, maka terbentuklah awan. Peluapan ini bisa terjadi dengan dua cara:

  1. Apabila udara panas, lebih banyak uap terkandung di dalam udara karena air lebih cepat menyejat. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik tinggi, hingga tiba di satu lapisan dengan suhu yang lebih rendah, uap itu akan mencair dan terbentuklah awan, molekul-molekul titik air yang tak terhingga banyaknya.
  2. Suhu udara tidak berubah, tetapi keadaan atmosfir lembap. Udara makin lama akan menjadi semakin tepu dengan uap air.

Apabila awan telah terbentuk, titik-titik air dalam awan akan menjadi semakin besar dan awan itu akan menjadi semakin berat, dan perlahan-lahan daya tarik bumi menariknya ke bawah. Hingga sampai satu titik dimana titik-titik air itu akan terus jatuh ke bawah dan turunlah hujan.

Namun jika titik-titik air tersebut bertemu udara panas, titik-titik itu akan menguap dan hilanglah awan itu. Inilah yang menyebabkan itu awan selalu berubah-ubah bentuknya. Air yang terkandung di dalam awan silih berganti menguap dan mencair. Inilah juga yang menyebabkan kadang-kadang ada awan yang tidak membawa hujan.

Jenis-jenis awan

A. menurut bentuknya awan terbagi menjadi beberapa jenis :

1. awan commulus, yaitu awan yang bergumpal dan bentuk dasarnya horizontal.

2. awan stratus, yaitu awan tipis yang tersebar luas dan menutupi langit secara merata

3. awan cirrus, yaitu awan yang berdiri sendiri, halus dan berserat, sering terdapat kristal es tetapi tak menimbulkan hujan.

B. Klasifikasi awan mengikut ketinggian


Awan dibahagikan kepada dua kategori umum: berlapis dan bergumpal. . Dua jenis awan ini seterusnya dikelompokkan atas empat kumpulan berdasarkan ketinggiannya..

1. Awan Rendah
- terdiri dari awan Stratokumulus, awan Nimbostratus dan awan Stratus.
- terletak kurang daripada 3000 meter dari muka bumi.
- Awan Stratokumulus kelihatan kasar.
- Awan Nimbostratus gelap dan mempunyai lapisan-lapisan jelas dan dikenali juga sebagai awan hujan
- Awan Stratus sangat rendah, tebal dan berwarna kelabu.

2. Awan Sederhana Tinggi
- tediri dari awan Altokumulus dan Altostratus.
- letaknya antara 3000 hingga 6000 meter dari muka bumi
- Awan Altokumulus berkepul-kepul, tidak rata dan berlapis.Awan itu menandakan keadaan cuaca yang baik.
- Awan Altostratus lebih padat, berwarna kelabu dan kelihatan seperti air.

3. Awan Tinggi
- terdiri dari awan Sirus, Sirokumulus dan Sirostratus
- Awan Sirus kelihatan seperti kapas tipis dan awan ini menunjukkan cuaca agak cerah.
- Awan Sirokumulus kelihatan seperti sisik ikan.
- Awan Sirostratus ialah awan putih yang tipis

4. Awan yang Tinggi ke Atas
- terdiri dari awan Kumulus dan awan Kumulonimbus.
- letaknya kira-kira 6000 hingga 9000 meter dari muka bumi.
- Awan Kumulus terbentuk kelompok-kelompok bulat
- Awan Kumulonimbus berbentuk kelompok-kelompok besar. Kelompok-kelompok yang berwarna putih dan hitam ini mempunyai bentuk dan rupa yang beranekaragam. Awan membawa hujan yang disertai dengan kilat dan petir.

kemudian, para ilmuwan dari Royal Meterological Society (RMS)menemukan jenis awan yang unik. Awan ini kemudian diklaim menjadi variasi awan baru yang teridentifikasi dalam abad ini.

RMS kini tengah berupaya menyelidiki lebih jauh tentang awan yang diberi nama Asperatus ini. Mereka tengah mengupayakan agar Asperatus bisa secara resmi masuk ke dalam daftar istilah internasional yang bisa digunakan dalam pengidentifikasian awan. Jika berhasil, ini adalah pertamakalinya variasi awan diklasifikasikan sejak 1953, demikian keterangan yang dikutip dari BBC, Rabu (3/6/2009).

Jenis awan baru ini berbentuk awan gelap yang bergulung-gulung di angkasa dan sudah sering ditemukan di berbagai lokasi di seluruh dunia.

“Jika dilihat dari bawah, awan ini sedikit terlihat seperti riak-riak ombak kecil yang terputus-putus,” kata Gavin Pretor-Pinney, pendiri Cloud Appreciation Society, sekaligus penemu Asperatus.

“Kami mencoba mengidentifikasi dan mengklasifikasikan setiap foto awan yang kami temukan. Ketika melihat Asperatus, kami melihat ada ciri-ciri khusus yang belum pernah kami temukan dalam kategori awan sebelumnya. Oleh karenanya pada saat itu saya mulai berpikir bahwa kemungkinan besar ini adalah jenis awan baru,” terang Gavin.

Lebih lanjut Gavin menjelaskan, diberi nama Asperatus karena permukaan bawah Asperatus terlihat kasar dan berombak. Asperatus berasal dari bahasa latin yang artinya kasar.

“Asperatus nampak terlihat dalam kumpulan badai angin yang besar. Namun beberapa laporan menyebutkan bahwa awan ini cenderung terpecah tanpa membentuk badai terlebih dahulu,” kata Gavin.

RMS kini tengah mengumpulkan informasi lebih rinci mengenai data cuaca dan lokasi Asperatus ditemukan untuk memahami olebih tepat apa yang menyebabkan terbentuknya awan Asperatus.

Dalam ilmu telaah awan, terdapat sepuluh bentuk dasar awan yang diklasifikasikan dalam istilah genus. Setiap genus menggambarkan dimana awan-awan tersebut terbentuk, intensitas kemunculan mereka, termasuk klasifikasi mengenai awan stratus, cumulus dan cirrus.

Genre ini kemudian dibagi kedalam dua spesies awan yang menggambarkan struktur internal dan bentuk dan variasi awan yang menggambarkan transparansi dan penyusunan awan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
... Theresia lidya noova...