nama-nama mahasiswa faste matem 1 A yang telah mengirimkan tugas fisika dasar
- ahmad syaiful abidin
- iwan sembiring
- tika rizkiani
- ades satriani
- minda sari
- tri novita sari
- rahma delpina
- dian fitriana
- riski prabangkara
- warsito
- siti wasita
- lizo ardian
- debby cahyani
- fiki rakasiwi
- endah putra
- rosi azwanti dwi maisyitah
- yulia rosita
- mela yuenita el fahruzi
- siti zaenab
- suci nurrahmi
- siti ermawati
- lusi andari
- mukhtar
- angga
- nurafika
- muhammad ihsan
- sri wahyuni rois
- vivi wulandari
- ulfa hasanah
- nurzaifah
- gita afrilasari
- nurasiah
- syahpuan
- hilda paramita
- lily suryani
- atik sundari
Pr kinematika
PR Fisika dasar untuk mahasiswa jurusan matematika dan Pendikan kimia.
Untuk Pendiikan Kimia
- Jika kecepatan konstan, apakah kecepatan rata-rata dalam sembarang selang waktu berdeda dengan kecepatan sesaat pada saat sembarang?
- Apakah sepedometer mobil menunjukkan laju seperti yang kita defenisikan?
- (a) dapatkah sebuah benda yang memiliki kecepatan nol sedang mengalami percepatan? (b) Dapatkah sebuah benda yang bergerak dengan laju konstanmemiliki kecepatan yang berubah-ubah ? (c) Dapatkan benda yang bergerak dengan kecepatan konstan memiliki laju yang berubah-ubah?
- Dapatkah benda yang mengalami percepatan kearah barat mempunyai kecepatan kearah timur?
- Dapatkah arah kecepatn benda berubah bila percepatannya konstan?
- Dapatkah laju benda bertambah bila percepatannya berkurang?jelaskan!
- Dari keterangan berikut, keadaan manakah yang tidak mungkin?(a) benda memiliki kecepatan ke timur dan percepatan ke timur; (b) benda memiliki kecepatan ketimur dan percepatan kebarat, (c) kecepatan benda sama dengan nol, tetapi percepatannya tidak nol; (d) benda memiliki percepatan konstan dan kecepatan berubah-ubah; (e) benda memiliki kecepatan konstan dan percepatan berubah-ubah.
- Misalkan sebuah bola dilemparkan vertikal keatas. Bila gesekan udara diperhitungkan , manakah yang diharapkan lebih lama, waktu untuk bola naik atau turun?
- Mungkinkah ada gerak dalam dua dimensi dengan percepatan hanya dalam satu dimensi?
- Sebuah mobil bergerak dengan laju 55 mil/jam (88 km/jam). Berapa jauh mobil berpindah dalam satu detik pada saat pengemudinya menengok kearah kecelakaan yang terjadi di tepi jalan?
- Untuk menghemat bahan bakar, batas laju kendaraan yang diizinkan pada jalur cepat diubah dari 65 mil/jam (105 km/jam) menjadi 55 mil/jam (88,5 km/jam). Berapakah tambahan waktu yang diperlukan untuk menempuh jalur cepat New York dari gerbang masuk Buffalo sampai ke gerbang keluar New York City yang panjangnya 435 mil (700km), jika ditempuh dengan limit laju yang diperkenankan?
- Sebuah kereta api bergerak dengan laju tetap 60 km/jam, mula-mula bergerak ketimur selama 40 menit, kemudian dalam arah 45 menit ketimur dari utara selama 20 menit dan akhirnya kebarat selama 50 menit. Berapakah kecepatan rata-ratanya selama perjalanannya itu?
- Sebuah mobil yang sedang bergerak 35 mil/jam (56 Km/jam) berada pada jarak 110 kaki (35m) dari penghalang ketika sopirnya menginjakrem. Empat detik kemudian mobil menabrak penghalang tersebut. (a) berapakah perlambatan mobil sebelum tabrakan? (b) berapa cepat gerak mobil pada saat tumbukan?
- Sebuah balon naik dengan kecepatan 12 m/s. Ketika tingginya 80 m diatas tanah, sebuah paket dijatuhkan . berapa lama waktu yang dibutuhkan paket untuk mencapai tanah?
- Air menetes dari lubang bocor kelantai yang berada 81 inci di bawahnya. Tetes-tetes itu jatuh dalam selang waktu yang teratur, yaitu tetes pertama tiba dilantai pada saat tetes keempat mulai jatuh. Tentukanlah letak masing-masing tetea ketika salah satu tetes tepat tiba dilantai!s
silabus ipa 3
1. Identitas Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah : IPA 3
Nomor Kode :
Jumlah SKS : 2
Semester : 3
Kelompok Mata Kuliah : MKDK
Program Studi/Program : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah/S1
Status Mata Kuliah : bersyarat
Prasyarat : ipa 1 dan ipa 2
Dosen : Theresia Lidya Nova, S.Pd., M.Pd
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami karakteristik alam semesta, tata surya, karakteristik bumi dan bulan, cuaca, dampak gejala alam terhadap lingkungan, dan cara menjaga lingkungan, keanekaragaman hayati, konservasi SDA.
3. Deskripsi Isi
Mata kuliah ini mempelajari karakteristik alam semesta, tata surya, karakteristik bumi dan bulan, cuaca, dampak gejala alam terhadap lingkungan dan cara menjaga lingkungan, keanekaragaman hayati, konservasi SDA.
4. Pendekatan Pembelajaran
Ekspositori dan inkuiri
Metode : Ceramah, diskusi, analisis kasus, problem solving, pemberian tugas
Tugas : merancang model alam semesta, tata surya, struktur bumi, gejala alam.
Media : Whiteboard, LCD, Komputer.
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam :
Partisipasi kegiatan kelas
Pembuatan dan penyajian tugas
UTS dan UAS
6. Rincian Materi Perkuliahan
Pertemuan 1 : menganalisis konsep alam semesta
Pertemuan 2 : Tata surya
Pertemuan 3 : anggota tata surya
Pertemuan 4 : anggota tata surya
Pertemuan 5 : anggota tata surya
Pertemuan 6 : bumi dan bulan
Pertemuan 7 : bumi dan bulan
Pertemuan 8 : Mendeskripsikan penerbangan ruang angkasa
Pertemuan 9 : UTS
Pertemuan 10 : cuaca
Pertemuan 11 : perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan
Pertemuan 12 : penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungan
Pertemuan 13 : peristiwa alam
Pertemuan 14 : pencemaran lingkungan dan cara menjaga lingkungan
Pertemuan 15 : keanekaragaman hayati, konservasi SDA, dan hubungan SDA, lingkungan, teknologi dan masyarakat
Pertemuan 16 : UAS
7. Daftar Buku
Atikah , dkk. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 1. Surabaya: LAPIS-PGMI
Atikah , dkk. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 2. Surabaya: LAPIS-PGMI
Chatief kunjaya,dkk. 2006. Menuju olimpiade astronomi. Bandung: ITB
Elisabeth, dkk.2002.Ilmu pengetahuan popular jilid 1. Jakarta: Ikrar mandiriabadi
Janice vancleave.2001. Mengajarkan Keasyikan Sains. Bandung: Pakar raya
Moh. Ma’mur Tanudidjaja. 1996. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Jakarta: balai pustaka
Robert L. Wolke. 2007. Einstein Aja Gak Tau. Jakarta. Gramedia.
Pekanbaru, 16 September 2011
Pengampu
Theresia LIdya Nova, S.Pd., M.Pd
Nip. 19830127 201101 2 010
silabus pemb. ipa
Pembelajaran IPA
1. Identitas Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah : Pembelajaran IPA
Nomor Kode :
Jumlah SKS : 2
Semester : 5
Kelompok Mata Kuliah : MKK
Program Studi/Program : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah/S1
Status Mata Kuliah : bersyarat
Prasyarat : IPA
Dosen : Theresia Lidya Nova, S.Pd., M.Pd
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami Hakikat IPA, merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA MI
3. Deskripsi Isi
Mata kuliah ini mempelajari karakteristik belajar dan pembelajaran IPA di MI, serta mengajarkan tentang cara merancang dan melaksakanan pembelajaran IPA dengan baik.
4. Pendekatan Pembelajaran
Ekspositori dan inkuiri
· Metode : Ceramah, diskusi, analisis kasus, problem solving, pemberian tugas
· Tugas : merancang pembelajaran IPA
· Media : Whiteboard, LCD, Komputer.
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam :
· Partisipasi kegiatan kelas
· Pembuatan dan penyajian tugas
· UTS dan UAS
6. Rincian Materi Perkuliahan
Pertemuan 1 : memahami hakekat pembelajarn IPA, dan Menganalisis pendekatan keterampilan proses pada pembelajaran IPA MI
Pertemuan 2 : memahami strategi pembelajaran IPA yang konstruktif dan mampu menempatkan karya dalam pembelajaran IPA di MI
Pertemuan 3 : merancang dan melaksanakan pembelajaran konsep fungsi bagian tubuh makhluk hidup
Pertemuan 4 : merancang dan melaksanakan pembelajaran konsep pembuatan makanan pada tumbuhan hijau
Pertemuan 5 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep ciri-ciri makhluk hidup dan cara perkembangbiakannya
Pertemuan 6 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsephubungan makhluk hidup dengan lingkungannya
Pertemuan 7 : UTS
Pertemuan 8 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep benda dan sifatnya
Pertemuan 9 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep energi
Pertemuan 10 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep gaya
Pertemuan 11 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep pesawat sederhana
Pertemuan 12 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep sifat-sifat cahaya
Pertemuan 13 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep struktur bumi dan batuan
Pertemuan 14 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep peristiwa alam dan dampaknya terhadap makhluk hidup dan lingkungannya
Pertemuan 15 : meracang dan melaksanakan pembelajaran konsep matahari sebagai pusat tata surya dan alam semesta
Pertemuan 16 : UAS
7. Daftar Buku
Agus Sugianto , dkk. 2009. Pembelajarn IPA MI. Surabaya: LAPIS-PGMI
soal uas fisdas
Semester fisika dasar
Sebuah peluru bermassa 8 gram ditembakkan ke balok 9 Kg dalam arah horizontal dan bersarang di dlm balok tersebut yang dapat bergerak bebas dengan kecepatan 40 cm/s setelah tumbukan. Tentukanlah:
kecepatan peluru di tembakkan!.
Bila balok terletak diatas sebuah meja yang memiliki ketinggiang 1 m diatas lantai, tentukan letak jatuhnya peluru diukur dari tepi kaki meja. !
Sebuah satelit bermassa m berputar mengelilingi bumi dengan kecepatan v. Berapakah perubahan momentum satelit ketika:
a. telah bergerak 3/4 putaran mengelilingi bumi.
b. telah bergerak 1 putaran penuh mengelilingi bumi.
- Tentukanlah titik berat peluru berikut!. Titik berat tabung ½ t, titik berat bagian atas ( ½ bola (3/8 R, R adalah jari-jari bola)
- tangga AB yang panjangnya 6 m dan massanya 10 kg bersandar pada tembok dan lantai yang licin. Agar tangga tidak tergelincir berapa gaya F yang harus diberikan?
- Sebuah bola pejal massa 5 Kg berada diatas bidang miring kasar, mula-mula dalam keadaan diam, kemudian menggelinding tanpa slip, (jika tg 37o = ¾ ) hitung energi kinetik setelah bergerak 7 detik?
- Sebuah batu dilempar kedalam danau yang dalam. Selama batu itu tengeelam semakin dalam, apakah gaya apung pada batu itu bertambah, berkurang atau tetap?
- sebuah arus air dari sebuah keran menjadi semakin sempit sewaktu jatuh. Terangkan!
- Sebuah tandon air yang terisi penuh hingga ketinggian 90 cm terdapat lubang kebocoran 10 cm diatas dasar tandon tersebut. Apabila tandon air diletakkan pada ketinggian 80 cm dari dasar lantai, maka kecepatan air yang keluar dari lubang bocoran adalah........ dan berapa jauh jarak pancaran air dihitung dari dasar lantai ke tempat jatuhnya air.
- Bila kelajuan gas ideal dinaikan menjadi dua kali semula pada saat variabel massa m, jumlah partikel N, dan volume V gas ideal dijaga tetap, maka tekanan gas menjadi ....
- Didalam sebuah siklus karnot, ekspansi isotermal dari suatu gas ideal terjadi pada 350K dan kompresi isotermal terjadi pada 300K. Selama ekspansi tersebut maka 450 kal tenaga kalor dipindahkan kepada gas. Tentukanlah:
a. kerja yang dilakukan oleh gas selama ekspansi isotermal.
b. kalor yang ditolak dari gas selama kompresi isotermal.
c. kerja yang dilakukan pada gas selama kompresi isotermal.
d. efisiensi mesin karnot.
11. Sebuah batang AB, panjangnya 4m mempunyai berat 100 N digantunng pada ujung B dengan tali, seperti pada gambar. Pada ujung A ditaruh pemberat timah bermassa 5 Kg. Batang AB mengapung seperti gambar dengan setengah panjangnya terendam dalam air. Anggaplah gaya apung pada pemberat diabaikan dan percepatan grafitasi 10 m/s2.
a. lukiskan semua gaya yang bekerja pada batang.
b. hitung gaya tarik pada tali
c. hitung volume total batang
fluida
Mekanika
mekanika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gerak benda. mekanika dapat dikelompokkan atas dua yakni kinematika dan dinamika. Kinematika adalah cabang mekanika yang mempelajari tentang gerak benda tanpa meninjau penyebab benda tersebut bergerak. sedangkan dinamika adalah cabang mekanika yang mempelajari tentag gerak benda dan meninjau penyebab dari gerak tersebut.
beberapa besaran yang perlu dipahami di kinematika yakni:
1. perpindahan dan jarak
2. kecepatan dan kelajuan
3. percepatan dan perlajuan.
perpindahan adalah perubahan posisi benda ditinjau dari posisi awalnya. dan jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh benda yang sedang bergerak. Sebagai contoh seorang siswa berjalan mengantarkan tugasnya dari tempat duduknya ke meja guru. Posisi meja guru dan tempat duduk siswa terpisah sejauh 3 m. maka dari gambaran tersebut kita mengetahui siswa tersebut saat mengumpulkan tugasnya ke tempat gufru dan kembali lagi ketemat duduknya telah menempuh jarak 6 meter yakni jarak pergi (3m) + jarak pulang (3m). Jarak adalah besaran skalar. sementara perpindahannya nol karena siswa kembali lagi keposisi asalnya . sehingga tidak ada perubahan posisi yang terjadi dimana tiada perpindahan. perpindahan adalah besaran vektor karena selain kita mendapatkan nilai kita juga memperhitungkan arah perpindahan benda.
kecepatan adalah perubahan posisi yang terjadi setiap saat. ini berarti bahwa kecepatan didapatkan dari besarnya perpindahan yang terjadi setiap waktu atau juga dapat dinyatakan dengan seberapa cepat benda tersebut bergerak dengan juga memperhatikan arah pergerakannya. Karena perpindahan besaran vektor maka kecepatan juga menghasilkan besaran vektor. Kelajuan memiliki pengertian yang berbeda karena kelajuan adalah seberapa cepat benda itu menempuh lintasannya. nilai kelajuan dan kecepatan rata-rata bisa memiliki hasil yang berbeda.
percepatan adalah perubahan kecepatan tiap waktu. sepertihalnya kecepatan, percepatan juga merupakan besaran vektor. ..........bersambung
kalor
kalor adalah salah satu bentuk energi yang berpindah karena adanya perbedaan suhu. perpindahan energi ini terjadi dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah.
kalor diberi simbol Q dan memiliki satuan SI joule (J). satuan joule adalah satuan untuk energi yang diambil dari nama seorang ahli fisika james prescott joule seorang ilmuan yang merumuskan hukum kekekalan energi.
benda yang melepaskan kalor akan mengalami penurunan suhu atau perubahan wujud benda.sebagai contoh, air yang dimasukkan kedalam kulkas, kalor pada air akan diambil oleh kulkas sehingga disini suhu benda akan menurun dan jika mencapai proses pembekuan mana suhu benda akan tetap.
Dan benda yang menerima kalor akan mengalami pertambahan suhu atau perubahan wujud benda.sebagai contoh, es yang dibiarkan ditempat terbuka akan menerima kalor dari lingkungan sehingga mencair. pada saat proses perubahan wujud dari es menjadi air, kalor yang berikan tidak digunakan untuk menaikkan suhu melainkan untuk merubah wujud sehingga disini suhu benda akan tetap. setelah selesai proses perubahan wujud barulah kalor yang diberikan akan digunakan untuk menaikkan suhu benda tersebut dan pada kondisi ini suhu benda akan bertambah.
banyaknya kalor yang dipergunakan ditentukan oleh banyaknya zat yang tersedia, jenis zat, dan perubahan suhu yang dicapai.sehingga dapat dirumuskan
Q= m . c . (t2-t1)
Q= kalor
m= massa
c= kalor jenis
t2= suhu akhir
t1= suhu awal.
gerak lurus
anandaku sekalian, kapankah suatu benda dikatakan bergerak? ya benar, suatu benda dikatakan bergerak jika terjadi perubahan kedudukan benda terhadap titik acuan. gerak suatu benda dikatakan bersifat relatif karena pada pada saat yang sama suatu benda dapat dikatakan sedang bergerak terhadap acuan tertentu dan dapat pula dikatakan tidak bergerak terhadap acuan lainnya.
misal, ibu andi dan andi sedang mengendarai sepedanya menuju rumahnya dan terdapat seorang yang sedang duduk di taman mengamati andi dari kejauhan (seperti gambar). menurut oang yang ada di taman, andi dan ibunya bergerak menjauhi orang tersebut. tapi menurut ibunya andi, andi tidak bergerak terhadapnya. disini andi bisa dikatakan bergerak terhadap orang yang ada dipinggir jalan dan tidak dikatakan bergerak terhadap ibunya. dari contoh ini dapat kita simpulkan bahwa gerak itu relatif. 

gerak menurut lintasan tempuhnya dapat kita kelompokkan atas gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola. pada pembahasan kali ini kita hanya meninjau gerak lurus saja.
gerak lurus adalah gerak yang memiliki lintasan berupa garis lurus, dan gerak ini dapat dikelompokkan kedalam gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).
1. gerak lurus beraturan (GLB)
GLB adalah gerak suatu benda yang memiliki lintasan yang lurus dengan kecepatan yang teratur/ tetap. dengan demikian tidak terjadi perubahan kecepatan (percepatan bernilai nol)
kecepatan adalah jarak yang dapat ditempuh dalam setiap satuan waktu.
satuan SI untuk kecepatan adalah m/s.
misalkan suatu benda bergerak dengan kecepatan 20 m/s. jika kita ingat kembali pengertian kecepatan , maka kecepatn 20 m/s dapat kita artikan benda tersebut mampu bergerak sejauh 20 m dalam 1 sekon. berarti 2 sekon benda menempuh 40 m nah jika 5 sekon berapakah jarak tempuh benda tersebut?
jika dibuatkan dalam bentuk rumusan,
kecepatan = jarak/ waktu
V= s/t
dimana:
v =kecepatan (m/s)
s = jarak (m)
t = waktu (s)
2. gerak lurus berubah beraturan (GLBB)
GLBB adalah gerak pada lintasan yang lurus dengan kecepatan yang berubah secara beraturan/ teratur.
perubahan kecepatan setiap waktu inilah yang dinamakan dengan percepatan.
GLBB dapat dikelompokkan menjadi GLBB dipercepat dan GLBB diperlambat.
jika dipercepat berarti kecepatan benda setiap saat akan selalu bertambah dan nilai percepatan akan positif dan jika diperlambat berarti kecepatan benda akan semakin berkurang dan nilai percepatan akan negatif.
contoh GLBB dipercepat adalah gerak benda yang jatuh bebas, gerak benda sedang mendaki, dll
contoh GLBB diperlambat adalah gerak vertikal keatas dan gerak mobil yang sedang direm, nah anandaku coba carilah contoh-contoh lainnya dari GLBB dipercepat dan GLBB diperlambat.





